Perbedaan Makanan Bagus untuk Kucing Dewasa dan Anak Kucing

Perbedaan Makanan Bagus untuk Kucing Dewasa dan Anak KucingSaat memutuskan untuk memelihara kucing, saat itu juga Anda juga harus berkomitmen untuk selalu memberikan makanan bagus untuk kucing. Sebenarnya memang ada banyak sekali cara untuk menunjukkan kasih sayang, memberikan makanan terbaik merupakan hal terpenting yang harus dilakukan. Nah ini dia perbedaan makanan kucing dewasa dan anak kucing.

Anak Kucing Butuh Kandungan Lemak dan Protein yang Banyak

Salah satu perbedaan utama antara makanan kucing dewasa dan anak kucing adalah kandungan lemak dan protein. Makanan anak kucing setidaknya harus mengandung 8% lemak dan 22% protein. Sedangkan kucing dewasa hanya membutuhkan 5% lemak dan 18% protein. Jika asupan yang dibutuhkan tidak terpenuhi, maka tumbuh kembangnya akan terganggu.

Anak Kucing Butuh Vitamin dan Mineral Lebih Banyak

Pada umumnya makanan untuk anak kucing cenderung memiliki kandungan mineral dan vitamin yang lebih tinggi dibandingkan dengan makanan untuk kucing dewasa. Hal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan tulang dan gigi. Untuk itu biasanya produsen makanan kucing memberikan porsi kalsium dan fosfor yang lebih tinggi untuk anak kucing.

Lain halnya dengan makanan untuk kucing dewasa. Kucing dewasa tidak membutuhkan fosfor dan kalsium karena masa pertumbuhannya telah usai. Justru sebaliknya makanan kucing dewasa yang terlalu banyak mengandung fosfor dan kalsium hanya akan membuatnya sakit. Jadi jika persediaan makanan kucing dewasa habis, jangan berikan makanan anak kucing.

Kandungan Kalori 3 Kali Lebih Banyak

Umumnya berat badan anak kucing dapat bertambah 2 hingga 3 kali lipat hanya dalam beberapa minggu pertama kelahirannya. Hal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan yang eksplosif. Tak hanya itu saja, anak kucing juga memiliki tingkat aktivitas yang lebih tinggi sehingga membutuhkan kalori 3 kali lipat lebih tinggi dibandingkan kucing dewasa.

Perut anak kucing yang cenderung lebih kecil, jadi kalori yang mereka butuhkan didapat dari makanannya. Sederhananya kandungan kalori pada makanan anak kucing 3 kali lebih tinggi dari makanan untuk kucing dewasa. Jadi jika Anda memberikan makanan anak kucing ke kucing dewasa hal ini dapat membuat kucing menjadi obesitas.

Tekstur Makanan Anak Kucing dan Kucing Dewasa Berbeda

Pastikan selalu berikan makan anak kucing Anda dengan baik dan teratur agar proses pertumbuhannya dapat berjalan lebih ideal dan maksimal. Meskipun ada beberapa merek makanan kucing yang mengklaim produknya cocok untuk segala umur, namun kenyataannya tidak demikian.

Makanan anak kucing umumnya memiliki tekstur yang lebih lembut untuk makanan basah dan cenderung lebih kecil untuk makanan kering. Makanan yang lebih kecil dan lebih lembut akan memudahkan sistem pencernaannya. Jika kucing sudah berumur satu tahun Anda bisa melakukan transmisi ke makanan kucing dewasa.

Itu dia beberapa perbedaan makanan bagus untuk kucing dewasa dan anak kucing. Ternyata memberikan makanan untuk kucing juga tak boleh dilakukan dengan sembarangan. Jadi pastikan Anda selalu berikan makanan untuk kucing sesuai dengan usia dan perkembangannya ya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *